Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakercab III dan Temu Kader Lazisnu 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menghadiri Rapat Kerja Cabang (Raker) III dan Temu Kader Amil Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) se-Lampung Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalamah, Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Minggu (8/2/2026).


Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas amil, serta perumusan program kerja Lazisnu dalam rangka optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Raker dan temu kader ini diikuti oleh para pengurus Lazisnu tingkat kecamatan, kader amil, tokoh Nahdlatul Ulama, serta para tamu undangan yang memiliki perhatian terhadap penguatan peran filantropi Islam di Lampung Tengah.
Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Lazisnu dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sosial melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah yang terorganisir dengan baik.


Ia menegaskan bahwa keberadaan Lazisnu memiliki kontribusi nyata dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, bantuan pendidikan, serta penanganan masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Lampung Tengah.
“Lazisnu bukan hanya lembaga penghimpun zakat, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat. Peran para amil sangat mulia karena menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki dan mustahik,” ujarnya.
Plt. Bupati juga mendorong agar pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis data, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Lazisnu semakin meningkat dan partisipasi dalam berzakat pun semakin luas.


Menurutnya, penguatan kapasitas kader amil melalui kegiatan seperti Raker dan temu kader ini sangat penting agar para pengurus memiliki pemahaman manajerial, administrasi, serta strategi penghimpunan yang lebih efektif di tingkat kecamatan dan kampung.
“Jika zakat dikelola dengan baik, dampaknya sangat besar bagi perekonomian masyarakat. Ini adalah potensi luar biasa yang harus kita optimalkan bersama,” tambahnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen Nahdlatul Ulama, para kader, serta masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat sebagai bagian dari solusi sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Lazisnu Lampung Tengah semakin solid, profesional, dan mampu memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan sosial.
Share: Whatsapp, Facebook, Twitter Tags: Bid. Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
